Text
Santri Washlun dan Sang Kiai
Menjelang malam hari. Semua para santri berkumpul di mushola, tepat nya malam ahad. Sang Kyai Majdzub datang (rawuh) untuk mengisi ta'lim. Dan malam itu adalah malam pertama Gus Qodir (putranya sendiri) ikut mengaji. Dia duduk ditengah-tengah para santri. Dan mencoba menghadirkan sebuah hati yang tenang juga senang. Bagi para santri / murid, saat ilmu disampaikan oleh Sang Kyai / Guru usahakan didalam hati bersih, seperti wadah yang siap menerima isi. Jangan ada kotoran dendam marah hasud iri drengki kepada siapapun. Agar supaya ilmu bisa menancap dalam hati paling dalam. (Roosikhuun) Untuk pencapaian hati yang bening. Sisihkan perkara yang berhubungan dengan Duniawi. Entah itu mengingat sang kekasih, berangan-angan untuk mengisi perut nya atau berfikir akan menjadikan sebuah ilmu untuk diperjual belikan. Hidupkan hati saat ilmu disampaikan, Jangan sampai mengantuk. Agar ilmu yang di dapat sempurna.
Tidak tersedia versi lain